News Updates

Home » Bibit Kurma » Cara Memilih Bibit Kurma Tropis

Cara memilih bibit kurma tropis menjadi topik bahasan kali ini, terutama bagi anda yang baru ingin menanam kurma namun masih awam akan hal itu. Kurma menurut persepsi masyarakat hanya tumbuh di dataran berpasir macam Timur Tengah saja. Namun beberapa tahun ini, kurma mulai menemukan tempat di Aisa Tenggera yang beriklim tropis dan berbeda dengan iklim di Timur Tengah.

Beberapa dasawarsa terakhir, budidaya kurma Phoenix dactylifera di empat puluh negara—belum termasuk Indonesia, terutama negara-negara di kawasan Afrika Timur, Asia Barat, dan Asia Selatan. Begitu juga dengan Amerika Serikat, Afrika Selatan, India, dan Australia telah mengembangkan kurma dan tingkat produksi tanaman ini terbilang cukup pesat. Di Asia Tenggara, tepatnya Thailand yang menjadi negara pertama dalam memproduksi kurma dengan vareitas KL-1 yang ditemukan Sak Lamjuang. Di Indonesia bibit yang didapatkan perlu mengimpor dengan nilai yang lumayan besar. Menurut Direktur Benih, Kementerian Pertanian Ir. Sukarman, nilai impor Indonesia pada periode januari hingga April di tahun 2017 mencapai 9,99 juta kilogram dengan nilai sekitar US$26 juta atau bila dalam rupiah mencapai Rp338 miliar. Berkat impor kurma yang besar mengakibatkan beberapa masyarakat Indonesia mencoba mengembangkan kurma di tanah air, dan hal tersebut didukung oleh instansi pemerintah.

Di Institut Pertanian Bogor atau IPB pernah menyelenggarakan symposium kurma tropis di Bogor untuk mendorong masyarakat agar giat mengembangkan kurma di Indonesia. tanam kura yang tampak berbuah sesungguhnya sudah ada di beberapa daerah di Indonesia, mereka, pemilik tanaman, menanam bibit melalui biji. Pohon kurma berbuah ketika usia menginjak angka sepuluh sampai dua puluh tahun dengan tinggi tanaman sekitar lima meter sampai sepuluh meter.

Pertumbuhan kurma atau pun hasil kurma yang baik hasil dari daerah yang memiliki musim panas lama, kering, curah hujan rendah, serta kondisi gersang atau setengah gersang dan air yang teteap tersedia.

Bibit Kurma KL1 dari Biji import Thailand

Perbanyakan generatif menggunakan bibit dari biji bukanlah cara yang tepat bagi budidaya berskala kebun. Bila bibit dari biji hasil buah yang diperoleh kelak tak seragam. Kami menyarankan agar Anda yang ingin membudidaya kurma baiknya menanam bibit asal kultur jaringan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bibit kultur jaringan bisa anda lihat disini bibit kurma tropis kultur jaringan. Kalau pertumbuhan tanaman kurang baik akibat suku atau pun kondisi lingkungan marginal. Maka penanaman dari biji dapat Anda lakukan sebagai alternatif kedua. Tujuannya adalam memperoleh klon baru yang dapat bertahan terhadap curah hujan tinggi, salinitas tinggi, dan juga pH yang rendah. Kurma pun lazim bila dikembangbiakkan melalui pemisahan anakan yang menghasilkan kualitas buah yang sama dengan induk.

Namun, anakan kurma tersebut amat rawan terserang penyakit atau hama karena mudah etrtular dari induk. Penyakit atau hama dapat terbawa sampai pohon kurma besar. Kendala tak ditemukan bila Anda menggunakan bibit hasil kultur jaringan, karena bahan kultur jaringan berasal dari tanaman yang terbebas dari hama dan penyakit.

Di daerah yang berdekatan dengan laut pun dapat digunakan sebagai lahan tanam kurma. Pertumbuhan kuram di dekat laut cukup bagus padahal salinitas tinggi. Alasan mengapa kurma dapat menghasilkan buah dengan rasa yang nikmat adalah akar kurma yang menghujam dan dapat terhindar dari pengaruh air laut. Tanaman kurma dapat tumbuh tanpa terganggu dengan pH rendah di lahan gambut. Cara menjaga kelembaban agar stabil ialah dengan menutup piringan di bawah batang menggunakan terpal plastik.

Bahwa tanaman kurma termasuk tanaman yang tak mempunyai musuh khusus sehingga lebih mudah lolos saat pemeriksaan saat karantina. Hama utama yang menyerang tanaman kurma adalah Oryctes rhinoceros, Rhynchosphorus ferrugineus, dan Brontispa sp. Selain hama-hama yang disebutkan tadi, masih ada ulat kantong, kumbang gajah, dan kumbang sagu yang dapat menyerang tanaman kurma.

Tanaman kurma pun dapat dijadikan inang bagi beberapa serangga, seperti Oryctes agaemmon, Oligonychus afrasiaticus, dan Oryctes elegans. Untuk mengatasi hama kumbang badak dan kumbang sagu, Anda memerlukan alat perangkap hama multitrap. Jebakan tersebut terdapat zat feromon F100 dan FR50 yang membuat kumbang terpikat dan mendatangi alat multitrap, dan terjebank.

Bagaimana, sudah puas dengan artikel yang kami suguhkan kepada Anda?

Semoga dengan artikel ini, Anda bersedia mendapatkan benih kurma yang berkualitas dari PusatKurmaTropis.com yang terpercaya. Cukup membuka lama melalui gawai atau pun melalui komputer, Anda akan menemukan berbagai jenis benih dan bibit—termasuk kurma—yang diinginkan.

Sekian dari kami, semoga bermanfaat, dan terima kasih.

Kami Menjual Bibit Kurma Tropis Unggul

  1. Ada beberapa pilihan jenis kurma, seperti KL1 , Barhee, Ajwa dan H1
  2. Baik perbanyakan kultur jaringan maupun dari biji
  3. Bibit yang kami kirim dijamin kwalitasnya
  4. Bibit yang kami kirim dijamin kesehatannya
  5. Bila bibit mati saat sampai tujuan, kami memberikan garansi 100%

Minat untuk mendapatkan Bibit Kurma dari kami? Silahkan hubungi kami via Whatsapp/ SMS/ Telpon di nomor

JUAL BIBIT KURMA YANG COCOK DI INDONESIA

Hubungi

085 729 777 657

-BIBIT BUAHKU-

(Visited 3.660 times, 1 visits today)

Comments

  1. Hallo,

    Saya berminat untuk budidaya kurma tropis KL1, untuk kemana saya dapat menghubungi untuk membeli bibitnya dan mohon bimbingannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Maps :

HUBUNGI SEKARANG