News Updates

Home » Budidaya Kurma » Budidaya Kurma Tropis di Indonesia

Beberapat tahun terakhir, mendengar istilah kurma tropis barangkali sebagian kalangan masih terdengar asing. Jenis pohon kurma ini memang terbilang baru dan cukup asing bagi para pecinta tanaman buah di Indonesia. Di Thailand, buah kurma tropis pertama kali muncul di negara berjuluk Gajah Putih. di Thailand, pohon kurma tropis mampu beradaptasi dan mampu menghasilakn buah yang unggul, bahkan budidaya pohon kurma tropis telah dilakukan dalam skala orchard, demi memenuhi permintaan pasar yang besar, tak terkecuali permintaan dari masyarakat Indonesia.

Sebagai tanaman yang baru di Indonesia, alangkah baiknya bila dikenalkan mulai dati ciri-ciri terluar. Buah kurma tropis mampu tumbuh cukup baik dan dapat berbuah di daerah yang beriklim tropis, seperti di Indonesia. Keunikan dari buah kurma tropis, ialah postur batang yang pendek, tinggi pohonnya rata-rata hanya sekitar 100 sentimeter hingga 200 sentimeter. Daya tarik lainnya ialah beberapa jenis pohon kurma tropis mampu belajar berbuah pada usia tiga hingga empat tahun. Bagaimana, singkat sekali, bukan?

gambar pohon kurma tropis berbuah

Agar memudahkan Anda yang berminat mengembangkan kurma tropis sebagai lahan penyambung hidup, mari, baca artikel ini dengan seksama. Jangan lupa, sediakan secangkir teh di hadapan, agar membaca artikel ini lebih santai.

Budidaya Kurma Tropis

Perlu diperhatikan dalam budiadaya kurma tropis di Indonesia, ialah menyediakan lahan setidaknya memiliki jarak tujuh kali tujuh meter dengan kedalaman lumang enam puluh kali enam puluh sentimeter. Fungsi jarak dan lubang sebenarnya difungsikan agar pelepah pohon kurma yang nantinya mencapai ukuran tinggi dan besar tidak saling berhimpitan. Dan jangan lupa memberikan pupuk demi mendapatkan produksi buah yang optimal. Setelah menyiapkan lahan dan membuat lubang, silakan diamkan selama tiga hari demi mendapat sinar matahari. Kemudian, setelah tiga hari, masukkan pupuk yang telah disediakan ke dalam lubang, lalu tanam bibit kurma.

BACA JUGA : Cermat Memilih Bibit Kurma Tropis

Langkah selanjutnya setelah membuat lubang, ialah perawatan. Perawatan yang dimaksud tentu mengenai penyiraman rutin terhadap kurma tropis. Di awal penanaman, bibit buah kurma sangat memerlukan air. Setelah tanaman mulai menampakkan hasil—mulai tumbuh sekitar tiga sampai lima sentimeter—silakan menyediakan pupuk. Pupuk dibagi atas dua jenis, yakni pupuk dasar dan pupuk susulan. Pupuk dasar berupa campuran pupuk kandang, tanah, dan sekam. Pupuk dasar ditaburkan ke dalam lubang sebelum bibit ditanam, sedangkan pupuk susulan diberikan saat pertumbuhan tanaman.

Tahap pemupukan susulan menggunakan pupuk jenis NPK, yang dilakukan tiga kali dalam setahun. Tahap pertama, fase vedetatif diberikan satu kilogram pupuk NPK. Pemberian pupuk dianjurkan seimbang, dengan perbandingan 15:15:15. Tahap kedua, memberikan lima puluh kilogram pupuk kandang ayam dan tiga puluh kilogram kandang sapi pada tiap-tiap tumbuhan berjenis kelamin betina, sedangkan pada tumbuhan berjenis kelamin jantan dianjurkan dua puluh kilogram kandang sapi. Tahap ketiga, memberikan satu kilogram pupuk nPK secara seimbang, kadarnya lebih tinggi, yaitu 24:24:24.

Bila tahap pemupukan telah usai, dilanjutkan ke tahap pembuahan. Setelah pohon kurma tampak berbunga, baru terlihat jenis kelaminnya. Pohon kurma jantan dan pohon kurma betina. Bunga jantan cenderung berwarna putih, kelopak bunganya putih, dan kecil-kecil, sedangkan jenis kelamin dapat dilihat dengan ciri-ciri seperti bunga kelapa atau pentol. Pohon kurma berjenis kelamin betina harus dibuahi oleh bibit jantan, dnegan cara normal, yakni memotong kulit mayang pohon kurma jantan, cukup dengan memotong ujung kulit mayangnya saja. Kemudian diserbukkan ke bunga betina, dengan cara mengambil bunga jantan. Jangan lupa, silakan selipkan di antara bunga betina sembari diikat selama satu hingga dua hari.

Tahap yang terakhir, seleksi buah. Pabila pohon kurma mulai berbuah, sebaiknya laukkan pembungkusan agar mengoptimalkan hasil. Fungsi poembungkusan dimaksudkan untuk menghindari hujan dnegan intensitas tinggi dan terhindar dari serangan hama. Pembungkusan tandan buah kurma dapat dilakukan dengan membungkur tandan sejumlah tiga lapis.

Lapisan terbagi atas tiga bagian, yang pertama berupa plastik transparan. Kegunaan plastik transparan ialah untuk menghalangi air hujan yang merembes ke dalam tandan, sementara lapis kedua dan ketiga berupa jaring plastik dan kertas. Manfaat dari jaring plastik dan kertas digunakan untuk melindungi buah dari serangan burung dan serangga yang dapat memicu gagal panen atau merusak kualitas buah kurma.

BACA JUGA ; Cara Mudah dan tepat Pemanenan Buah Kurma Tropis

Demikianlah tahapan yang perlu disediakan dalam budiaya kruma tropis di Indonesia. semoga setelah membaca artikel ini, Anda langsung menginisiasi diri untuk mendapatkan bibit kurma tropsi. Sekian dan terima kasih.

Kami Menjual Bibit Kurma Tropis Unggul

  1. Ada beberapa pilihan jenis kurma, seperti KL1 , Barhee, Ajwa dan H1
  2. Baik perbanyakan kultur jaringan maupun dari biji
  3. Bibit yang kami kirim dijamin kwalitasnya
  4. Bibit yang kami kirim dijamin kesehatannya
  5. Bila bibit mati saat sampai tujuan, kami memberikan garansi 100%

Minat untuk mendapatkan Bibit Kurma dari kami? Silahkan hubungi kami via Whatsapp/ SMS/ Telpon di nomor

BIBIT KURMA TROPIS PENDEK BERBUAH

Hubungi:

== 085 729 777 657 ==

-BIBIT BUAHKU-

(Visited 2.885 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Maps :

HUBUNGI SEKARANG