News Updates

Home » Tentang Kurma » Kandungan Nutrisi Buah Kurma untuk Mencegah Penyakit Kronis

Kurma diyakinin berasal dari teluk Persia—barangkali di sekitar teluk tersebut. Perkiraan di tahun 400 SM kurma mulai dibudidayakan lantas dikonsumsi. Tidak hanya di sekitar tanah Arab, kurma telah menyebar dan dibudidayakan hingga benua Amerika, Eropa, dan kini menjamah benua Asia. Bila menelik latar belakang buah kurma yang menjadi bagian dari masyarakat mesir kuno, pada zaman dahulu penduduk mesir memanfaatkan batang pohon kurma sebagai pondasi daun kurma sebagai atap dan tikar sedangkan buah kurma sebagai makanan yang memiliki banyak kandungan vitamin. Buah kurma merupakan jenis makanan yang dapat disimpan lumayan lama, meski disimpan cukup lama, buah kurma mampu bertahan tanpa mengurangi kandungan gizi yang terkandung di dalamnya.

manfaat buah kurma tropis

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sekian tahun yang lalu, di dalam 100 gram buah kurma—yang diuji—mengandung banyak nutrisi. Selain banyak nutrisi, buah kurma memiliki fungsi lain yang dapat mencegah segala penyakit yang terdapat di dalam tubuh manusia.

Untuk mencegah rematik disarankan memakan buah kurma sejumlah lima belas setiap harinya agar memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral penting, seperti kalsium, kalium, magnesium, sulfur, dan boron. Setelah rematik, memberi serat untuk usus merupakan kebaikan dari buah kurma. Usus bekerja terus-menerus perlu dibersihkan dari sisa-sisa makanan agar kinerja usus kembali optimal. Karena sisa-sisa makanan yang menempel di dinding usus akan menimbulkan penyakit, maka dari itu perlu dibersihkan. Serat adalah salah satu zat yang berfungsi membersihkan usus. Kurma mengandung serat larut berbentuk pektin, yang lebih banyak dibanding buah-buah lainnya. Selain itu, serat yang terdapat pada buah yang belum matang juga berfungsi sebagai prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik yang sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan.

Buah kurma indonesia

Buah kurma pun mampu mencegah kangker otak, karena mengandung mineral yang kaya dan cukup tinggi. Magnesium, sulfur, potassium, kalsium dan boron berfungsi untuk pencegahan kanker otak. Dengan mengkonsumsi lima belas butir kurma setiap hari, Anda sudah memenuhi hingga 80% kebutuhan magnesium dan 70% kebutuhan sulfur.

Buah kurma memiliki kemampuan meningkatkan jumlah trombosit bagi penderita demam berdarah. Persentase peningkatan kadar trombosit dengan pemberian sari kurma, adalah 23.90% per hari, sedangkan peningkatan kadar trombosit tanpa konsumsi sari kurma 8.09% per hari. Kandungan sari kurma diduga memiliki peran dalam peningkatan produksi trombosit sejumlah karbonhidrat, seperti manosa, galaktosa, arabinosa, dan xilosa sebagai bahan penyusun granula trombosit.

Baca Juga : Manfaat Menanam Pohon Kurma Untuk Memperbaiki Sumber Air

jual biah kurma tropis

Selain fungsi kurma sebagai pencegah kangker otak, demam berdarah, dan rematik, fungsi lain dari buah ini adalah menjaga kesehatan jantung. Di dalam buah kurma terkandung kalium yang memberi dampak stabil terhadap denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot jantung, dan mnegantur tekanan darah. Keberadaan kalium di dalam buah kurma mampu mengurangi resiko stroke hingga 40%. Konsumsi kalium untuk mengurangi resiko stroke ialah dengan mengonsumsi sebanyak 400 mg/ 100 gr per hari atau mengonsumsi setidaknya minimal lima butir buah kurma basah saban hari. Bila Anda menginginkan jumlah yang banyak, bisa mengonsumsi jus sari buah kurma yang saat ini sudah beredar di pasaran.

Demikianlah artikel yang membahas perihal kandungan nurtisi buah kurma. Sesungguhnya masih terdapat nutrisi yang terkandung di dalam kurma. Artikel ini setidaknya memberi pemahaman akan fungsi buah kurma sebagai pencegah penyakit kronis, dan perlu Anda ketahui bila kurma termasuk ke dalam buah yang berharga bagi tubuh Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Maps :