News Updates

Home » Tentang Kurma » Hati Hati Memilih Bibit Kurma Tropis

Cermat Memilih Bibit Kurma Tropis. Sebelum menetukan jenis bibit yang akan dipilih, sesungguhnya langkah paling awal ialah cermat dalam memilih bibit. Berkeat kecermatan memilih bibit, tentu akan berimbas terhadap proses penanaman dan hasil yang didapat. Keunggulan bibit kurma tropis kultur jaringan ialah mudah memastikan jenis kelamin dengan presentase ketepatan 99%. Perlu diketahui bila kurma berkelamin jantan tak dapat berbuah meski perannya penting, sedangkan kurma berkelamin betina mampu berbuah tanpa adanya peran kurma jantan. Namun buah yang dihasilkan dari kurma berkelamin betina—tanpa peran kurma jantan—tentu tak maksimal atau dapat dikatakan menghasilkan buah yang buruk dari segi ukuran maupun rasa. Perbanyakan kurma melalui kultur jaringan akan mempercepat pohon untuk berbuah dan menghasilkan buah yang unggul pabila mengombinasikan bibit kurma berkelamin jantan dengan bibit kurma berkelamin betina.

Berdasarkan fisik, kurma asal kultur jaringan sulit dibedakan dengan bibit asal biji. Pertumbuhan bibit asal kultur jaringan memang bisa lebih cepat dibandingkan dengan bibit dari biji. Pada tanaman monokotil seperti kurma perbanyakan kultur jaringan biasanya melalui embriogenesis. Maksudnya bahan eksplan yang digunakan berasal dari sekumpulan sel atau jaringan—seperti daun muda, batang, akar—dan bukan titik tumbuh untuk kemudian ditumbuhkan embrio somatik dan menjadi tunas baru.

BACA JUGA : Keunggulan dan Kelebihan Kurma Tropis Kultur Jaringan

Proses perbanyakan di laboratorium pun melalui fase embrio somatik, yaitu diperbanyak pada saat ada tunas dan cabang. Secara fisiologi, bibit kultur jaringan lebih dewasa dibandingkan bibit yang berasal dari biji, sehingga wajar pabila pertumbuhannya cepat.

Bibit Kurma Kultur Jaringan

Setelah menentukan jenis bibit yang akan ditanam, memahami rekayasa genetik adalah pertimbangan selanjutnya. Daun bibit kultur jaringan yang belum pecah (kanan) lebih panjang daripada bibit asal biji. Umumnya bahan eksplan kurma yang diperbanyak secara kultur jaringan berasal dari tanaman terpilih dan unggul. Contohnya yang pertumbuhannya cepat, produksi tinggi, serta tahan serangan hama dan penyakit. Kelebihan bibit asal kultur jaringan lainnya adalah pertumbuhan yang seragam. Sementara bibit kurma asal biji, pertumbuhannya sangat beragam. Bisa lebih baik, sama, atau lebih jelek daripada induknya. Paling penting, seperti penjelasan di atas, bahwa jenis kelamin bibit sudah diketahui sejak awal jika berasal dari kultur jaringan, sedangkan jika dari biji harus menunggu pohon berbunga terlebih dahulu. Dengan kelebihannya, pertumbuhan lebih cepat, seragam, dan jenis kelamin sudah diketahui, wajar saja bila harga bibit Phoenix Dactylifera asal kultur jaringan jauh lebih tinggi dibandingkan bibit asal biji. Pekebun dan penangkar kurma di Ayutthaya, Thailand, Chaiaree Wonghan, menuturkan secara morfologi sulit membedakan antara bibit asal kultur jaringan dan bibit asal biji. Meski secara fisik atau mata awam, bibit asal biji dan kultur jaringan susah dibedakan. Pembedanya hanya melalui sertifikat

Pohon Kurma Barhee Usia sekitar 2.5 tahun

Bibit bersertifikat dapat menjelaskan asal-usul, pohon induk, kualitas, dan teknologi perbanyakan yang digunakan. Lembaga di Indonesia yang mengeluarkan kedua sertifikat itu adalah Kementerian Pertanian. Sayangnya, saat ini pengurusan sertifikat belum banyak dilakukan oleh kolektor atau penangkar bibit di tanah air. Sertifikat diperlukan karena jika bibit kultur jaringan dan bibit asal biji bersanding, sulit membedakan keduanya. Namun, khusus bibit KL-1 hasil perbanyakan kultur jaringan belum tersedia. Varietas KL-1 memiliki beragam keunggulan, yakni genjah karena berproduksi perdana pada umur 3 tahun pascatanam, produksi tinggi hingga 10 kg per tandan, dan bercita rasa manis menyegarkan.

(Visited 3.684 times, 1 visits today)

Comments

  1. Assalamualaikum,
    Saya tinggal di Tanjung Enim – Sumatera Selatan tertarik atas artikel kurma kultur jaringan ini.
    Mohon info jika pesan bibit kurma kuljar (KL1) apakah tersedia bibitnya. Lokasi pembibitan dimana, pesanan paket minimal berapa batang dan harga per paket berapa Rp..
    Rencana Kurma tsb akan saya tanam di halaman masjid.
    Mohon informasinya.
    Wassalam,
    Suratman, HP. 0813-6891-6891

    1. terimkasih pak, mohon maaf untuk bibit kurma kultur jaringan jenis KL 1 sampai saat ini belum beredar, kebanyakan untuk kuljar jenis Barhee yang sudah jelas keunggulannya

  2. Min, saya dari Kab Inhil – Riau
    Saya mau mencoba menanam tanaman Kurma KL 1. tanah tersedia 40 X 50. jenis tanah berpasir lempung (ciri khas perbatasan bukit dan dataran rendah gambut). apakah dengan media tanah seperti itu cocok buat Kurma KL 1. dan untuk dikondisi musim kemarau, tanahnya akan mudah mengalami retak” dipermukaan. kebetulan tanah ini berdampingan dg tanaman Durian dan Rambutan saya. lebih kurang 200 pohon sudah berbuah usia 7 thn semua. mohon penjelasannya, cocok kah tanah saya ini untuk tanaman kurma. dan berapakah harga bibit sampai ke lokasi saya Kab Indragiri Hilir – Riau sebanyak 20 Pohon. terimakasih. kalau bisa balas ke email saya langsung. trims

  3. Saya punya lahan si kec. Campaka kab. Purwakarta jabar. Tertarik juga dengan budidaya kurma kl1 kuljar. Apakah wilayah saya cocok ditanam kurma karena kalau musim kemarau susah air. Mohon juga saya minta list harga bibit kurma plus ongkir.

    1. untuk kurma KL1 tidak ada yang kultur jarigan pak, untuk air sebenarnya tidak butuh banyak seperti tanaman lainnya. Untuk tanaman usia lebih dari 1 tahun, cukup penyirman 1 minggu sekali.
      Untuk cek harga bisa hubungi kami disni 085743852768 atau bisa clik disini ==> Hubungi CS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *
Email *
Website

Maps :

HUBUNGI SEKARANG